SHARIA.co.id — PT Bakrie & Brothers Tbk., salah satu perusahaan milik Bos Partai Golkar Aburizal Bakrie, berharap berkah dari berbagai proyek infrastruktur yang dicanangkan Presiden Joko.

Dalam lima tahun ke depan, perusahaan konglomerat asal Lampung ini bertekad menggenjot tiga sektor bisnis manufaktur, yakni baja atau pipa baja, material bangunan, dan komponen otomotif.

Sektor-sektor bisnis tersebut, terutama baja dan material bangunan, sangat terkait dengan sederet proyek infrastruktur dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, yang dicanangkan pemerintahan Jokowi, yang tak lain seterunya dalam ranah politik.

Proyek infrastruktur tersebut antara lain pembangunan jalan tol 1.000 kilometer, jalan baru sepanjang 2.650 kilometer, dan jalur kereta api sepanjang 3.258 kilometer di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Proyek lainnya adalah pembangunan infrastruktur energi seperti pembangkit listrik, kilang minyak, dan jaringan pipa gas di berbagai kota di Tanah Air.

Infrastruktur bidang maritim juga menjadi prioritas pemerintahan Jokowi melalui pembangunan dan pengembangan 24 pelabuhan di berbagai pulau. Pemerintah pun telah memulai pembangunan 49 waduk dalam kurun waktu lima tahun ini, 15 bandara baru, dan pembangunan pelabuhan penyeberangan di 60 lokasi.

“Tentu semua ini menjadi peluang bisnis bagi kami ke depannya, terutama material building dan baja,” kata Bobby Gafur Umar, Direktur Utama Bakrie & Brothers, yang dikutip Pribuminews dari Bloomberg, Rabu (10/6).

Perseroan telah menganggarkan dana Rp 4,7 triliun untuk menggenjot ketiga sektor tersebut. [iba/bbwi]

LEAVE A REPLY